[Tren Bahan Bangunan]
Pintu kayu pabrikasi yang
lebih praktis dan variatif bisa menjadi alternatif pintu kayu solid
tradisional yang bahan bakunya kian mahal.
Pintu sebagai komponen rumah, bentuk dan jenisnya bisa berbeda-beda tergantung kebutuhan spesifik setiap ruang. Fungsi pintu juga menentukan konstruksi, penampilan dan pengoperasiannya. Jika untuk keamanan berarti harus solid dengan konstruksi kuat dan tahan lama.
Berdasarkan konstruksinya jenis pintu dibedakan menjadi dua: panel door dan flush door. Pintu panel dibentuk dengan kerangka dari kayu solid yang terdiri dari panel tegak lurus (stiles) dan panel horizontal (rails) yang mengikat bidang panel dari material kayu lebih tipis di tengahnya.
Jumlah bidang panel yang diaplikasikan bervariasi mulai dari dua, empat, enam hingga delapan buah. Metode konstruksi ini dapat memperkecil terjadinya efek kayu menyusut, melengkung dan memuai dalam kondisi kelembaban yang berbeda-beda.
Sedangkan jenis pintu flush disebut juga pintu rangka memiliki penampilan permukaan yang rata.
Bahan
Belakangan beberapa produsen mulai memasarkan pintu kayu solid pabrikasi yang lebih praktis dan mudah diaplikasikan. Beberapa merek yang ada di pasaran adalah Tulus Door, Angzdorr dan Hanadoor.
Engineered door
Tulus Door (TD) menyebut produknya sebagai engineering door atau veneer door. Proses pembentukkannya memakai veneer (kayu lapis) dari kayu kelas premium untuk menghasilkan tampilan visual yang sempurna.
Bahan inti atau kerangka pintu menggunakan komponen kayu dari kelas yang lebih rendah dan ringan. Sementara untuk panelnya biasanya digunakan PB atau MDF (medium density fibre-board).
Pintu dengan teknologi tinggi ini termasuk ramah lingkungan, karena di satu sisi mampu mengurangi penggunaan kayu mahal yang lambat pertumbuhannya dan sukar didapat, di sisi lain memaksimalkan pemakaian spesies kayu yang cepat berkembang dengan MDF dan PB.
TD yang baru masuk ke pasar lokal lima tahun terakhir, memasarkan pintu panel (solid) dan flush (solid dan hollow), serta perlengkapan kusen 4 cm dengan lebar 14 cm, casing/architrave, juga kadalan atau list penyekat pintu.
Jenis pintu panel dibentuk dengan kombinasi beberapa kayu keras untuk kerangkanya dan dilaminasi dengan veneer. Bidang panelnya dari PB yang juga dilapisi veneer mulai dari tipe nyatoh, jati, meranti, red atau white oak, maple dan pinus. Jenis panel pintunya bisa dikombinasikan dengan kaca bening, kaca patri, kaca sandblast, dan kaca dekoratif lain.
Sementara pintu flush dengan pilihan kerangka hollow atau solid, memakai kulit pintu berupa kayu lapis (plywood) sintetis yang dilaminasi dengan variasi kayu spesies lain. Jenis pintu ini dihadirkan dengan pola-pola desain serat kayu yang menarik.
Tersedia lebih dari puluhan model pintu dan yang dikategorikan dalam koleksi Classic, Luxor, dan Ultima dengan tebal 45 mm, masing-masing dalam bentuk yang sudah di finishing dan belum (unfinish).
next 1 | 2 | 3